Mengenai Saya

Foto saya
My formal education : SMPN 4 Bekasi, SMAN 4 Bekasi. I'm a university student in Gunadarma University. Faculty of Economics. Bachelor Degree of Management. Strata 1. Class 3 EA 10 ( superior class ). NPM 10208241 Please visit http://10208241.student.gunadarma.ac.id/kursus.html http://10208241.student.gunadarma.ac.id/tugas.html My handphone number +62 856 9755 2992. Give priority to education. Competence, idea, initiative, optimist, logical, spirit. Working with professionalism. I believe with my ability..

Minggu, 08 April 2012

BISNIS, ETIKA BISNIS, DAN PERLINDUNGAN KOSUMEN ( Etika Dalam Berbisnis )


Mata Kuliah Softskill : Etika Bisnis

BISNIS, ETIKA BISNIS, DAN PERLINDUNGAN KOSUMEN ( Etika Dalam Berbisnis )


Antara produsen dan konsumen memiliki hak kontraktual yaitu hak yang timbul ketika seseorang konsumen menyetujui kontrak dengan pihak produsen. Saat ini telah dibentuk suatu lembaga yang berperan untuk melindungi hak-hak konsumen atas tindakan produsen yang bernama “Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).”
Suatu kontrak atau perjanjian dianggap baik apabila tidak ada pihak yang memalsukan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam kontrak, tidak ada pihak yang ingkar atau mangkir dari kontrak, tidak ada paksaan dalam menyetujui kontrak. Dalam melaksanakan kontrak terdapat suatu perangkat untuk menjamin jika ada salah satu pihak yang mangkir dari kontrak tersebut yaitu berupa suatu aturan hukum dengan cara memberikan sanksi terhadap pihak yang ingkar dari kontrak tersebut, dan suatu aturan moral yang dibentuk oleh hati sanubari.
Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen.
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
Asas-asas yang dianut dalam hukum perlindungan konsumen sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 UU PK adalah:
1. Asas manfaat
Asas ini mengandung makna bahwa penerapan UU PK harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada kedua pihak, konsumen dan pelaku usaha. Sehingga tidak ada satu pihak yang kedudukannya lebih tinggi dibanding pihak lainnya. Kedua belah pihak harus memperoleh hak-haknya.
2. Asas keadilan
Diharapkan melalui asas ini konsumen dan pelaku usaha dapat memperoleh haknya dan menunaikan kewajibannya secara seimbang.
3. Asas keseimbangan
Melalui penerapan asas ini, diharapkan kepentingan konsumen, pelaku usaha serta pemerintah dapat terwujud secara seimbang, tidak ada pihak yang lebih dilindungi.
4. Asas keamanan dan keselamatan konsumen
Diharapkan penerapan UU PK akan memberikan jaminan atas keamanan dan keselamatan konsumen dalam penggunaan, pemakaian, dan pemanfaatan barang atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan.
5. Asas kepastian hukum
Dimaksudkan agar baik konsumen dan pelaku usaha mentaati hukum dan memperoleh keadilan dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen, serta negara menjamin kepastian hukum.
Perlindungan konsumen bertujuan untuk   :
a. Meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindungi diri.
b. Mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkan dari ekses negatif pemakaian barang atau jasa
c. Meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen.
d. Menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk mendapatkan informasi.
e. Menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha.
f. Meningkatkan kualitas barang dan jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang atau jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan konsumen.
Hak konsumen
• Berhak atas produk yang aman.
• Berhak atas segala informasi yang relevan terhadap produk yang dipakainya.
• Hak untuk berbicara dan didengar.
• Memilih produk yang akan dibeli.
• Mendapatkan edukasi tentang pembelian mereka.
• Mendapatkan pelayanan yang baik
• Memperoleh ganti rugi apabila konsumen mengalami kerugian atas produk yang dibeli.
Kewajiban konsumen
• Membaca informasi dan mengikuti petunjuk pemakaian barang atau jasa, demi keamanan dan keselamatan.
• Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang atau jasa.
• Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
• Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.
Hak pelaku usaha
• Hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang atau jasa yang diperdagangkan.
• Hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik.
• Hak untuk melakukan pembelaan diri sepatutnya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen
• Hak untuk memperbaiki nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh barang atau jasa yang diperdagangkan.
Kewajiban Produsen
• Memenuhi ketentuan yang melekat pada produk.
• Menyingkapkan semua informasi.
• Tidak mengatakan yang tidak benar tentang produk yang diwarkan.
• Beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya.
• Melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
• Menjamin mutu barang atau jasa yang diproduksi atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang atau jasa yang berlaku.
• Memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji atau mencoba barang atau jasa tertentu serta memberi jaminan atau garansi atas barang yang dibuat atau diperdagangkan.
• Memberi kompensasi atau ganti rugi atas kerugian akibat penggunaan atau pemanfaatan barang atau jasa yang diperdagangkan.
• Memberi kompensasi atau ganti rugi apabila barang atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian.               

Mata Kuliah Softskill : Etika Bisnis