Mengenai Saya

Foto saya
My formal education : SMPN 4 Bekasi, SMAN 4 Bekasi. I'm a university student in Gunadarma University. Faculty of Economics. Bachelor Degree of Management. Strata 1. Class 3 EA 10 ( superior class ). NPM 10208241 Please visit http://10208241.student.gunadarma.ac.id/kursus.html http://10208241.student.gunadarma.ac.id/tugas.html My handphone number +62 856 9755 2992. Give priority to education. Competence, idea, initiative, optimist, logical, spirit. Working with professionalism. I believe with my ability..

Minggu, 08 April 2012

MEMASARKAN PRODUK DENGAN AYSIK DENGAN TETAP MENERAPKAN ETIKA BISNIS YANG BAIK


Mata Kuliah Softskill : Etika Bisnis

MEMASARKAN PRODUK DENGAN AYSIK DENGAN TETAP MENERAPKAN ETIKA BISNIS YANG BAIK            


Membuka toko di dunia maya membutuhkan pendekatan pemasaran yang tak memaksa dan bersahabat. Kamar karma, sejak awal berdiri, mengandalkan pemasaran cara lama yang terbukti ampuh, dari mulut ke mulut. Hanya saja mediumnya jauh lebih modern, mengandalkan fitur-fitur di jejaring social Facebook. Plus membuat konsep menarik untuk ‘mengikat’ konsumen dengan produk.
Kamar karma membuat program ‘museum online’ sebagai salah satu cara berinteraksi dengan konsumen mereka. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba agar toko maya anda bisa mendulang keuntungan tanpa mengundak kebencian.
• Berempatilah pada calon konsumen.
Jika dinding akun Facebook anda penuh dengan iklan produk, tentu menyebalkan juga kan? Jadi, hindari cara ini.
Minimal, berikan pilihan apakah si konsumen mau menerima info terbaru melalui surat elektronik. Jika tidak, jangan pernah memaksa.
• Perlakukan konsumen sebagai sahabat, bukan semata pasar.
Dengarkan masukkan dari mereka, mulai dari persoalan teknis sampai komplain atas kualitas produk. Gali apa yang mereka inginkan, lalu wujudkan sebagai produk baru.
• Menggunakan laman gratisan untuk menjual produk, sah-sah saja. Asal gunakan sesuai konteksnya. Terus-menerus memasang status atau nge-tweet harga produk terbaru sangat tidak di sarankan. Sebaliknya, perlakukan akun bisnis dengan perspektif yang personal. Mulailah memasang status yang responsive atas kejadian hangat atau tren. Sesekali, muat info produk.
• Usahakan desain laman yang sederhana dan memudahkan konsumen. Lengkapi dengan fitur interaktif, mulai dari komentar, rating produk sampai pilihan untuk berbagi informasi tersebut melalui jejaring social facebook dan twiter. Jika konsumen anda senang dengan produk yang dijual, ia tak akan ragu merekomendasikan produk anda kepada teman-temannya.
• Sesekali buatlah program yang memungkinkan anda berinteraksi dengan para konsumen diluar urusan jual beli, tetapi masih terkait dengan bisnis. Misalnya acara nonton film bareng untuk toko DVD atau pamer koleksi buku untuk toko buku daring.                                      

Sumber : Media Indonesia. Terbit minggu 3 Oktober 2010
Mata Kuliah Softskill : Etika Bisnis